Makanan
Tealive tunjuk penasihat untuk persiapan IPO

Loob Holding, induk perusahaan jaringan teh boba asal Malaysia, Tealive, telah menunjuk sejumlah penasihat dalam rangka persiapan penawaran umum perdana (IPO) tahun ini.
Tahun lalu, perusahaan menyatakan menargetkan perolehan dana sebesar MYR300 juta (US$72 juta) dari IPO di Bursa Malaysia.
Namun, menurut laporan The Malaysian Reserve, pemilik sekaligus operator Tealive tersebut berpotensi menggalang dana hingga MYR1 miliar berdasarkan valuasi sebelumnya, tergantung pada respons pasar dan pandangan investor.
“Tidak pernah ada waktu yang benar-benar tepat dalam bisnis, termasuk kapan harus mencatatkan saham di bursa,” ujar Bryan Loo, pendiri dan CEO Loob Holding. “Misi jangka panjang utama kami adalah membangun merek teh gaya hidup global milik Malaysia sendiri.”
Mengelola beberapa merek F&B seperti Ko Ko Kai dan Define Food, Loob kini mengoperasikan lebih dari 500 gerai Tealive. Perusahaan ini juga memiliki jaringan toko di Tiongkok, Vietnam, Filipina, Brunei, Myanmar, Australia, dan Inggris.