General
Penjualan eceran Indonesia terus mengalami perlambatan

Penjualan eceran Indonesia melambat menjadi 4,3 persen pada bulan Desember.
Angka tersebut turun signifikan dari 11,4 persen pada bulan November, sebuah angka yang direvisi turun dari proyeksi awal sebesar 14,1 persen oleh Bank Indonesia.
Bank tersebut menyatakan bahwa tingkat pertumbuhan tahunan melambat akibat lemahnya penjualan perlengkapan rumah tangga, barang budaya dan rekreasi, serta suku cadang dan aksesori.
Bank Indonesia mendasarkan angkanya pada survei terhadap 650 pengecer di 10 kota besar. Pihaknya memproyeksikan penurunan lebih lanjut pada kuartal berikutnya sebelum permintaan meningkat pada bulan Juni, saat ibadah puasa Ramadan.
Bank tersebut juga memperkirakan inflasi akan mereda, sebagian besar disebabkan oleh turunnya harga bahan bakar.
Angka bulan Desember ini turun jauh dibandingkan dengan angka bulan Oktober sebesar 17,6 persen dan September sebesar 8,9 persen.