Teknologi
DayOne Data Centers Bidik IPO $5 Miliar di AS di Tengah Melonjaknya Permintaan Infrastruktur AI

Dalam artikel ini (3)
DayOne Data Centers, operator pusat data berbasis di Singapura, telah mengumumkan rencananya untuk mengajukan penawaran umum perdana (IPO) di Amerika Serikat. Langkah ini dilakukan saat perusahaan bertujuan untuk mengumpulkan dana sekitar $5 miliar, seiring meningkatnya permintaan akan infrastruktur AI.
Rencana Peluncuran dan Pendanaan
Didirikan pada tahun 2022, perusahaan berencana untuk mencatatkan sahamnya paling cepat pada kuartal berikutnya. Langkah ini menyusul keberhasilan penutupan putaran pendanaan Seri C senilai $4,5 miliar pada bulan Juni lalu. Putaran tersebut utamanya dipimpin oleh Coatue Management dan Hillhouse, dua pemegang saham terbesar DayOne. Investor baru ACHI Capital Partners dan Indonesia Investment Authority juga turut berkontribusi dalam putaran pendanaan ini.
Dana segar yang baru diperoleh ini diharapkan dapat mempercepat rencana ekspansi DayOne di pasar-pasar utama. Perusahaan berfokus untuk memperkuat kehadirannya di Singapura, Malaysia, Indonesia, Thailand, Jepang, Hong Kong, Finlandia, dan Spanyol.
Aset dan Rencana Masa Depan
Saat ini, DayOne telah mengamankan pemesanan kapasitas lebih dari 1,5 gigawatt di seluruh Asia-Pasifik dan Eropa. Basis investor terkemukanya mencakup GDS Holdings asal Tiongkok, SoftBank Vision Fund, dan Ken Griffin dari Citadel.
Portofolio aset DayOne mencakup sekitar 480 megawatt kapasitas pusat data yang saat ini sudah beroperasi atau sedang dalam tahap konstruksi. Perusahaan juga memiliki cadangan 590 MW lainnya untuk pengembangan masa depan di lokasi-lokasi strategis di Hong Kong, Indonesia, Jepang, Malaysia, dan Singapura.
Pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI) telah memicu minat investor yang signifikan terhadap pusat data. Sebagai contoh, Firmus Technologies asal Australia baru-baru ini melaporkan telah menerima komitmen untuk putaran investasi senilai $2 miliar.
Seiring pertumbuhan industri yang terus berlanjut, operator pusat data lainnya seperti Switch dan Nscale juga sedang bersiap untuk melangsungkan IPO di AS pada tahun 2026.
Pertanyaan & Jawaban
Apa tujuan dari IPO DayOne Data Centers’?
Perusahaan bertujuan untuk mengumpulkan dana sekitar $5 miliar di tengah meningkatnya permintaan infrastruktur AI.
Siapa yang memimpin putaran pendanaan Seri C terbaru untuk DayOne?
Putaran tersebut dipimpin oleh Coatue Management dan Hillhouse, dua pemegang saham terbesar DayOne.
Bagaimana status portofolio aset DayOne saat ini?
Saat ini DayOne memiliki sekitar 480 megawatt kapasitas pusat data yang telah beroperasi atau sedang dibangun, dengan tambahan 590 MW yang dicadangkan untuk ekspansi di masa mendatang.